 |
| Who's Online ? |
Selamat Datang Tamu !
Tamu online : 4
Tidak ada Anggota Online.
Online Hari ini : 83
Online Bulan ini : 2257
Total Hits : 243710 |
| Galeri Foto |
 Relawan Jaringan RumahUSAHA Relawan Jaringan RumahUSAHA sedang berpose bersama Andrie Wongso, motivator no 1 Indonesia pada acara yang digelar JRU di BP Dikjur, Diknas Jateng |
| Bikin Website ? | Tersedia paket gampang, murah dan cepat! Hubungi :
Arif 024 - 33136913
 |
|
|
 |
 |
|
| Berita /
Gapura |
|
| JRU Terima Magang Alumnus Program Kenshusei | | Oleh rumahusaha |
| Rabu, 28-Oktober-2009, 06:10:19 |
666 klik |
 |
 |
|
|
Menimba ilmu di negeri orang belum tentu menjadi jaminan akan menuai keberhasilan di negeri sendiri. Ini setidaknya dibuktikan oleh sebagian besar alumnus program magang industri di Jepang yang ternyata masih bergulat dengan serangkaian persoalan mendasar ketika kembali di Indonesia. Melalui program magang kewirausahaan dengan JRU, Ikatan Kenshusei Jawa Tengah ingin memberikan sebuah inspirasi dan contoh riil jika kompetensi di Jepang ditambah inspirasi riil kewirausahaan di JRU akan menjadikan mereka sebagai wirausaha baru di kampung halaman mereka.
|
|
|
Sebagai tindak lanjut kolaborasi sinergis tersebut, JRU dan Ikatan Kenshusei Jawa Tengah sepakat untuk mengadakan kegiatan magang kewirausahaan di unit-unit pendampingan usaha di lingkungan JRU. Mulai beberapa bulan yang lalu, kegiatan magang kewirausahaan tersebut diimplementasikan melalui penempatan dua orang alumnus program Kenshusei di unit pendampingan usaha CV Delta Media Grafika. Keduanya setiap hari bergelut dengan kertas, tinta, mesin potong, komputer, dan deru mesin cetak offset & digital printing yang setiap menitnya berjalan memproduksi.
Keduanya adalah Budi dan Prasetyo yang berasal dari Temanggung, Jawa Tengah. Keduanya merupakan peserta program magang ke Jepang yang saat ini telah mencoba berbagai jenis usaha yang kebetulan belum berhasil. “Melalui kegiatan pendampingan kewirausahaan ini, saya berharap ada inspirasi dan pengetahuan teknis yang bermanfaat untuk usaha mandiri saya,” ucap Budi yang ditempatkan menjadi pendamping operator mesin Komori ini. Prasetyo yang berkutat dengan mesin cetak digital juga menyampaikan hal serupa dan berharap ini menjadi langkah yang baik untuk kemandirian mereka.
Menurut Alif Romdhoni, Ketua Ikatan Kenshusei Jawa Tengah, kegiatan magang kewirausahaan ini praktis dibutuhkan oleh mereka sebagai sebuah kawah candradimuka untuk membentuk mentalitas wirausaha yang kokoh. Konstruksi masyarakat yang cenderung tidak memberikan ruang optimal untuk menumbuhkan kewirausahaan akan direvisi melalui kegiatan magang yang benar-benar menempa semangat mereka. “Kami memiliki etos kerja yang bisa dibilang teruji selama di Jepang, tetapi kami sadar inspirasi kewirausahaan masih merupakan barang langka di masyarakat kita ini,” tuturnya jujur. Melalui kegiatan semacam inilah, diharapkan mereka yang sudah memiliki etos kerja dan disiplin samurai tersebut memiliki pengetahuan teknis yang akan membantu kemandirian mereka.
Perhatian atas keberlanjutan kegiatan semacam ini juga datang dari IMM Jepang yang menjadi badan resmi untuk menyalurkan tenaga magang ke Jepang. Di sela kesibukannya, Masanobu Komiya, perwakilan IMM Jepang di Jakarta menyempatkan diri hadir membaur dengan alumnusnya yang sedang berkutat dengan mesin cetak dan mesin cetak digital. Respon positif datang dari pria ini dan berharap kegiatan ini merupakan sebuah contoh yang baik yang semoga juga bisa diterapkan di daerah lainnya. “Sebenarnya kami hadir untuk memberikan kesempatan mereka berwirausaha, kami memiliki skema untuk itu semua melalui dana stimulasi yang diberikan ketika mereka pulang ke Indonesia,” ujar Komiya yang didampingi oleh Agus Pramuji dari IMM Jepang dan rombongan delegasi dari Ikatan Kenshusei Jawa Tengah.
Rombongan muhibah ini diterima langsung oleh Sinta Nurcahyaning Latri, koordinator pelaksana Delta Media Grafika yang juga relawan JRU beserta Adhimmas Nugroho, relawan JRU.
|
| |
|
|
|
|
 |
 |
Mengenal Jaringan RumahUSAHA
Wirausaha saat ini adalah sebuah fenomena dahsyat yang tengah dan akan selamanya menjadi perhatian utama masyarakat. Ketahanan sektor wirausaha yang kebanyakan merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah pada situasi ekonomi yang paling sulit sekalipun menjadikan sektor usaha ini sebagai sektor yang tahan uji. Pemerintah, perbankan, hingga berbagai perusahaan besar memberikan perhatian yang seringkali dirupakan dalam bentuk bantuan permodalan lunak, bimbingan manajemen, hingga ke fasilitas akses pasar yang tak jarang menghantarkan UMKM pada ranah yang bukan lagi jago kandang di negeri sendiri.
lanjut »
|
Temu Wiramuda : Momentum Aktual Wiramuda Kita 23 Desember 2008 bisa jadi merupakan hari istimewa bagi teman-teman Wiramuda. Di hari itu, mereka sedari pagi sudah harus bersiap diri, berdandan, dan mengenakan baju lurik untuk tampil sebaik mungkin sebagai Wiramuda yang akan diperkenalkan kepada sekitar 125 tetamu yang hadir di pukul 09.00 nanti. lanjut » | Wiramuda Goes to Bandung Carilah ilmu sampai ke negeri China. Itu adalah pepatah kuno yang mengisyaratkan tak ada batasan geografis jika harus berurusan dnegan mencari ilmu. Inilah yang sekarang coba diterobos oleh tiga orang Wiramuda, Serena Marga, Lina Luthfiana, dan Reza Dwi Purwanto. Ketiganya kini sedang menimba ilmu di bidang industri kreatif, langsung di salah satu magnetnya, Bandung.
lanjut » | JRU-Kenshusei Buka Kesempatan Beasiswa Pendidikan Magang Jepang Kesempatan untuk menjadi salah satu peserta Magang Jepang kini dibuka lagi. Seleksi calon pemagang akan diselenggarakan di Semarang pada bulan November mendatang. JRU-Kenshusei yang bekerjasama dengan Program CC Magang Jepang kembali membuka kesempatan untuk menjadi bagian yang dididik menjadi pemagang Jepang sekaligus kesempatan untuk mendapatkan bantuan pembiayaan untuk pemberangkatan magang ke Jepang.
lanjut » | Bisnis Yang Berawal Dari Hobi Jangan sekalipun remehkan hobi. Terbukti banyak para entrepereneur sukses berawal dari hobi, dari hobi memasak, membuat kerajinan, menulis, hingga memelihara binatang. Kenapa tidak mengembangkannya menjadi bisnis yang menguntungkan? lanjut » | Komunikasikan Bisnis Anda Di era kompetisi yang begini hebat ini seorang entrepreneur dituntut untuk terus mau bergerak dan berubah sesuai dengan perkembangan yang ada. Begitu pun ketika kita bertekad menjadi wirausahawan/wati dengan spesifikasi barang atau jasa tertentu, sudah pasti kita bertekad untuk menempatkan diri kita, dengan totalitasnya, termasuk kelebihan dan kekurangan kita, sebagai sebuah produk yang harus bisa dijual. lanjut » | JRU Rintis Kelompok Berkarya Seni Visual 12 tahun menggeluti dunia desain komunikasi visual menjadikan JRU tumbuh dewasa memahami bagaimana bermain di dunia yang penuh kreativitas tersebut. Inilah yang akhirnya menempatkan JRU pada impian untuk menjadi pemain terkemuka dalam industri kreatif ke depan. Hari-hari belakangan, JRU mulai menapakkan langkah menjadi pemain industri kreatif dengan memasuki ranah seni visual. Inilah langkah-langkah kecil untuk mewujudkan mimpi menjadi pemain terkemuka dalam industri kreatif. lanjut » | BUKA BERSAMA & DISKUSI JRU-WIRAMUDA Fokus pada Ketuntasan Belajar melalui Kreativitas dan Kepercayaan Diri Tahun ini merupakan Ramadhan kedua bagi Wiramuda. Pada tahun kedua ini, fase memasuki tahap tinggal landas berwirausaha sudah harus menjadi pemikiran mereka. Proses pembelajaran mentalitas dan kompetensi di dunia kreatif bagi mereka sudah selayaknya diimplementasikan ke dalam skema bisnis riil yang menjadi ladang pembuktian proses pembelajaran mereka.
lanjut » |
|
|
 |
|
 |