Agenda
   Gapura
   Jejaring
   Perspektif
   Kolom :
   Interaktif :
  Who's Online ?
Selamat Datang Tamu !
Tamu online : 3

Tidak ada Anggota Online.


Online Hari ini : 83
Online Bulan ini : 2258
Total Hits : 243708
  Galeri Foto


Bersepeda Rame-rame
Ketua Umum Kadin Jawa Tengah, Solichedi bersepeda bersama iLik sAs, salah satu relawan JRU. Ngonthel bareng Semarang Onthel Club (SOC) dlm acara pembukaan Pestipal Kampung Wedangan di BP Dikjur, Jl. Brotojoyo Semarang.
  Bikin Website ?
Tersedia paket gampang, murah dan cepat! Hubungi :
Arif 024 - 33136913


  RSS Feed
RSS Feed - http://feedity.com/rss.aspx/rumahusaha-com/UldXW1NW
  Links

Prie GS, Sang Penggoda Indonesia

Auly Kastari - Sang Perupa

WiraMuda 

qrcode

  Live Traffic
Berita / Jejaring
JRU Dipercaya Menjadi Mentor Kewirausahaan Padat Karya Produktif
Oleh rumahusaha
Sabtu, 14-Nopember-2009, 15:41:07 714 klik Send this story to a friend Printable Version
Upaya pemerintah untuk mengatasi masalah pengangguran dan meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat seakan tidak pernah selesai selama negeri ini masih menyandang status negara berkembang. Salah satunya adalah melalui kegiatan Padat Karya Produktif yang dipayungi oleh Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi. JRU turut berkontribusi dengan menjadi mentor kewirausahaan pada pelatihan kewirausahaan dan keterampilan yang dilakukan sebagai bagian integral dari kegiatan Padat Karya Produktif tersebut agar bisa menumbuhkan sebuah kelompok usaha yang mampu bergerak menghidupi masyarakat luas.
Kegiatan Padat Karya Produktif di Semarang berlangsung di 31 titik lokasi yang tersebar di Kecamatan Gunungpati, Genuk, Tembalang, Banyumanik, Tugu, Gayamsari, Pedurungan, Ngaliyan, Mijen, dan Semarang Barat. Kegiatan ini diawali dengan proses pembangunan infrastruktur usaha seperti kandang sapi, lahan, kolam ikan, dan kandang sapi. Infrastruktur tersebut disesuaikan dengan pilihan usaha mereka seperti budidaya ikan nila, lele, kepiting, ternak sapi, ayam, kambing, ataupun bercocok tanam seperti budidaya kelengkeng pingpong, melon. Kegiatan ini melibatkan sekitar 40-50 orang yang nantinya akan dipilih 10 orang di antaranya sebagai kelompok usaha yang akan menjalankan usaha sesuai infrastruktur usaha tersebut.

Usai membangun infrastruktur usaha, pemerintah kemudian memfasilitasi kegiatan pelatihan keterampilan menjalankan usaha tersebut yang terdiri atas keterampilan teknis, mentalitas kewirausahaan, manajerial, dan kebijakan ketenagakerjaan. Di fase inilah, JRU berkontribusi menyukseskan kegiatan Padat Karya Produktif tersebut melalui kegiatan mentoring mentalitas kewirausahaan di 31 lokasi titik. Langkah ini merupakan kerjasama sinergis dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Semarang yang sudah berlangsung melalui kegiatan Wirausaha Baru (WUB), KUB, dan Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PMM).

Kegiatan mentoring tersebut kemudian dipercayakan ke beberapa relawan yaitu Agung Kurniawan yang akrab dengan sebutan Dodot Lintang, Arif Supriyanto yang memandegani Lumbung Media, Adhimmas Nugroho, dan Eko Widhiandoko. Kegiatan ini juga melibatkan Tina Wiramuda dan kerabat baru JRU, Tista. Keenam awak JRU tersebut mulai 9 November hingga 26 November akan berkeliling menjelajah pelosok Semarang untuk berbagi inspirasi kewirausahaan.

Menurut Adhimmas Nugroho, koordinator gugus tugas mentoring ini materi yang akan dibawakan antara lain tahapan kewirausahaan yang sudah menjadi cetak biru JRU yaitu prinsip D-B-S-A. Prinsip ini yang apabila dijalankan dengan penuh komitmen ini akan membuat kesuksesan bisnis bukanlah sebuah impian di siang bolong. Puluhan relawan JRU yang menjadi koordinator di unit-unit pendampingan telah membuktikannya. Mengawalinya dengan impian yang diyakini, kemudian diimplementasikan dalam sebuah perencanaan yang simpel namun terukur, hingga akhirnya benar-benar dijadikan kenyataan dalam sebuah usaha nyata.

Selain prinsip D-B-S-A tersebut, mentoring kewirausahaan ini juga akan berbagi tips dan trik pemasaran yang praktis dibutuhkan oleh kelompok-kelompok yang sebelumnya tidak pernah bersentuhan dengan dunia kewirausahaan tersebut. Semoga inspirasi ini bisa menjadikan impian bersama untuk mewirausahakan masyarakat dan memasyarakatkan kewirausahaan bisa menjadi semakin nyata. Maju terus wirausaha Indonesia!

 
  Berita Jejaring Lainnya
.JRU-Kenshusei Buka Kesempatan Beasiswa Pendidikan Magang Jepang
.Relawan JRU Diundang di Kick Andy!
.JRU Sambangi Komunitas Roti Fresh
.DARI FORUM WEDANGAN “SUKSES MEMBANGUN UMKM ONLINE”
Nukman Luthfie : Punya Toko Online = Punya Toko Offline
.Forum Wedangan Hadirkan Nukman Luthfie
.Membangun UMKM Online bersama Nukman Luthfie
.Rombongan Tim Kadin Indonesia Kunjungi JRU
.Program Kerjasama JRU-Bank Sahabat Purba Danarta Berlanjut
Kini JRU Miliki Plafon Pinjaman Rp 3 Miliar untuk Pengembangan Bisnis
.Sandiaga Uno: Waktunya Indonesia Setara
.Pak Andaka Tambah Gerai Apotek K-24 di Hasanuddin
Mengenal Jaringan RumahUSAHA

Wirausaha saat ini adalah sebuah fenomena dahsyat yang tengah dan akan selamanya menjadi perhatian utama masyarakat. Ketahanan sektor wirausaha yang kebanyakan merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah pada situasi ekonomi yang paling sulit sekalipun menjadikan sektor usaha ini sebagai sektor yang tahan uji. Pemerintah, perbankan, hingga berbagai perusahaan besar memberikan perhatian yang seringkali dirupakan dalam bentuk bantuan permodalan lunak, bimbingan manajemen, hingga ke fasilitas akses pasar yang tak jarang menghantarkan UMKM pada ranah yang bukan lagi jago kandang di negeri sendiri.
lanjut »
Temu Wiramuda : Momentum Aktual Wiramuda Kita
23 Desember 2008 bisa jadi merupakan hari istimewa bagi teman-teman Wiramuda. Di hari itu, mereka sedari pagi sudah harus bersiap diri, berdandan, dan mengenakan baju lurik untuk tampil sebaik mungkin sebagai Wiramuda yang akan diperkenalkan kepada sekitar 125 tetamu yang hadir di pukul 09.00 nanti. lanjut »
Wiramuda Goes to Bandung
Carilah ilmu sampai ke negeri China. Itu adalah pepatah kuno yang mengisyaratkan tak ada batasan geografis jika harus berurusan dnegan mencari ilmu. Inilah yang sekarang coba diterobos oleh tiga orang Wiramuda, Serena Marga, Lina Luthfiana, dan Reza Dwi Purwanto. Ketiganya kini sedang menimba ilmu di bidang industri kreatif, langsung di salah satu magnetnya, Bandung.

lanjut »
JRU-Kenshusei Buka Kesempatan Beasiswa Pendidikan Magang Jepang
Kesempatan untuk menjadi salah satu peserta Magang Jepang kini dibuka lagi. Seleksi calon pemagang akan diselenggarakan di Semarang pada bulan November mendatang. JRU-Kenshusei yang bekerjasama dengan Program CC Magang Jepang kembali membuka kesempatan untuk menjadi bagian yang dididik menjadi pemagang Jepang sekaligus kesempatan untuk mendapatkan bantuan pembiayaan untuk pemberangkatan magang ke Jepang.

lanjut »
Bisnis Yang Berawal Dari Hobi
Jangan sekalipun remehkan hobi. Terbukti banyak para entrepereneur sukses berawal dari hobi, dari hobi memasak, membuat kerajinan, menulis, hingga memelihara binatang. Kenapa tidak mengembangkannya menjadi bisnis yang menguntungkan? lanjut »
Komunikasikan Bisnis Anda
Di era kompetisi yang begini hebat ini seorang entrepreneur dituntut untuk terus mau bergerak dan berubah sesuai dengan perkembangan yang ada. Begitu pun ketika kita bertekad menjadi wirausahawan/wati dengan spesifikasi barang atau jasa tertentu, sudah pasti kita bertekad untuk menempatkan diri kita, dengan totalitasnya, termasuk kelebihan dan kekurangan kita, sebagai sebuah produk yang harus bisa dijual. lanjut »
JRU Rintis Kelompok Berkarya Seni Visual
12 tahun menggeluti dunia desain komunikasi visual menjadikan JRU tumbuh dewasa memahami bagaimana bermain di dunia yang penuh kreativitas tersebut. Inilah yang akhirnya menempatkan JRU pada impian untuk menjadi pemain terkemuka dalam industri kreatif ke depan. Hari-hari belakangan, JRU mulai menapakkan langkah menjadi pemain industri kreatif dengan memasuki ranah seni visual. Inilah langkah-langkah kecil untuk mewujudkan mimpi menjadi pemain terkemuka dalam industri kreatif. lanjut »
BUKA BERSAMA & DISKUSI JRU-WIRAMUDA
Fokus pada Ketuntasan Belajar melalui Kreativitas dan Kepercayaan Diri

Tahun ini merupakan Ramadhan kedua bagi Wiramuda. Pada tahun kedua ini, fase memasuki tahap tinggal landas berwirausaha sudah harus menjadi pemikiran mereka. Proses pembelajaran mentalitas dan kompetensi di dunia kreatif bagi mereka sudah selayaknya diimplementasikan ke dalam skema bisnis riil yang menjadi ladang pembuktian proses pembelajaran mereka.

lanjut »